Kamis, 12 April 2012

Mengelola Kadar Kolesterol


Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol yang ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah yang merupakan sejenis lemak. Lipoprotein berdensitas rendah (Low Density Lipoprotein)- LDL adalah golongan lipoprotein (lemak dan protein) yang berfungsi mengangkut kolesterol, trigliserida dan lemak dalam darah ke berbagai bagian tubuh. Secara spesifik fungsi utama LDL adalah mengangkut kolesterol dari hati ke jaringan dengan menggabungkannya kedalam membran sel. LDL sering disebut kolesterol jahat karena kadar LDL yang tinggi berhubungan dengan penyakit kardiovaskuler dan penyumbatan pembuluh nadi.

Lipoprotein berdensitas tinggi (High Density Lipoprotein)-HDL adalah golongan lipoprotein  yang berfungsi mengangkut lemak seperti kolesterol dan trigliserida dalam aliran darah berbasis air, HDL mampu menghilangkan kolesterol dari dalam arteri dan mengangkut kembali ke hati untuk dikeluarkan atau re-utilization, inilah alasan utama HDL disebut juga sebagai kolesterol baik. Dalam tubuh yang sehat kira-kira tiga puluh persen kolesterol darah dibawa oleh HDL.

Hiperkolesterolemia berarti kadar kolesterol terlalu tinggi dalam darah yang dapat memicu munculnya berbagai penyakit. Perubahan gaya hidup dan pola makan yang sehat merupakan faktor utama untuk menghindari hal ini. Meskipun penggunaan statins dapat menolong pengendalian tingkat lemak, namun penggunaan dalam waktu yang lama dapat memicu banyak efek samping yang dapat merusak kesehatan tubuh.

Kandungan serat dari buah-buahan segar, sayur-sayuran, gandum utuh, gandum, dedak dan biji-bijian lain yang kaya serat dapat membantu menurunkan tingkat keseimbangan kolesterol jahat dan mengurangi risiko penyakit jantung.

 
Memasukkan asam lemak omega 3 seperti menambah ikan, buah-buahan segar, vegetarian, kacang-kacangan dan biji-bijian pada menu makanan juga dapat menurunan jumlah lemak total yang signifikan. Selain itu makanan yang mengandung lemak-lemak jenuh cukup tinggi juga harus dihindari seperti daging, kuning telur serta produk susu lemak tinggi seperti susu, mentega dan keju.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar